BREAKING NEWS

Ledakan Gudang Munisi TNI AD di Madiun, Satu Prajurit Gugur dan Enam Terluka

Pejuang Hak172 JAKARTA – Ledakan keras mengguncang Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026) pagi. Insiden yang terjadi saat kegiatan perawatan munisi tersebut mengakibatkan satu prajurit TNI AD meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia memastikan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya salah satu prajurit terbaik TNI AD dalam pelaksanaan tugas. Korban luka saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Donny dalam keterangannya.

Menurut Donny, ledakan terjadi ketika personel sedang melaksanakan prosedur perawatan dan pemeriksaan munisi di area gudang. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan tim investigasi TNI AD.

TNI AD telah membentuk tim khusus untuk mengusut penyebab insiden tersebut sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan dalam kegiatan perawatan dan penyimpanan munisi agar kejadian serupa tidak terulang.

Lokasi ledakan langsung diamankan untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Akses menuju area gudang ditutup sementara guna memudahkan proses investigasi.

TNI AD juga memastikan kondisi gudang serta stok munisi lainnya terus dipantau secara ketat guna menjamin keamanan personel maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, identitas prajurit yang gugur maupun para korban luka belum diumumkan secara resmi. TNI AD berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah proses identifikasi dan investigasi selesai dilakukan.


Liputan: Bang senor

Editing: Syamsia siti