BREAKING NEWS

49 Desa, Rp50 Juta per Desa: Rencana Aplikasi Desa Setara Dipertanyakan

PEJUANG HAK172 SOPPENG — kamis /8/10/2026. Rencana pengadaan Aplikasi Desa Setara untuk 49 desa di Kabupaten Soppeng pada Tahun Anggaran 2026 mulai menuai pertanyaan. Sorotan terutama tertuju pada besaran anggaran, dasar pengadaan, kebutuhan desa, serta manfaat aplikasi bagi masyarakat.

Informasi yang diterima menyebutkan, 49 kepala desa diundang menghadiri pertemuan pada Kamis, 8 Oktober 2026, di D'Kayangan Hotel. Pertemuan tersebut disebut melibatkan pihak perusahaan penyedia aplikasi dan difasilitasi DPMD Kabupaten Soppeng.

Yang menjadi perhatian adalah informasi anggaran sekitar Rp50 juta per desa. Jika diterapkan kepada 49 desa, nilainya mencapai sekitar Rp2,45 miliar.

Angka tersebut bukan nilai kecil. Karena itu, pemerintah desa dinilai perlu mendapatkan penjelasan terbuka mengenai RAB, spesifikasi aplikasi, layanan yang diperoleh, masa penggunaan, pemeliharaan, dukungan teknis, serta dasar penetapan harga.

Pertanyaan lainnya, apakah pengadaan tersebut sudah melalui pembahasan dan musyawarah di tingkat desa? Sebab, jangan sampai desa hanya menerima keputusan atau arahan tanpa terlebih dahulu mengetahui secara jelas kebutuhan dan manfaat aplikasi tersebut.

Jangan Sampai Digitalisasi Hanya Jadi Beban Anggaran

Digitalisasi desa tentu penting. Namun, membeli aplikasi bukan berarti otomatis pelayanan menjadi lebih baik.

Yang harus dibuktikan adalah apakah aplikasi benar-benar digunakan, operator mampu mengoperasikannya, masyarakat mendapatkan manfaat, dan sistem tersebut mampu menyelesaikan persoalan pelayanan desa.

Jangan sampai desa justru memiliki aplikasi baru, sementara aplikasi atau sistem yang sudah ada belum dimanfaatkan secara maksimal.

Karena itu, sebelum anggaran dikeluarkan, perlu dipastikan apa yang dibeli, mengapa harus dibeli, berapa biaya yang sebenarnya diperlukan, dan apa manfaat konkretnya bagi masyarakat.

Jika nilai Rp50 juta per desa benar adanya, maka dasar perhitungannya harus dapat dijelaskan secara terbuka. Termasuk siapa penyedianya, bagaimana mekanisme pengadaannya, serta apakah harga tersebut telah melalui kajian kewajaran.

Menunggu Penjelasan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, masih diperlukan penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai dasar program Aplikasi Desa Setara, mekanisme pengadaan, nilai anggaran, spesifikasi layanan, penyedia aplikasi, serta dasar penetapan anggaran sekitar Rp50 juta per desa.

Sebab, ketika uang desa digunakan, yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya aplikasinya, tetapi juga proses pengadaan, kewajaran anggaran, dan manfaatnya bagi masyarakat.


(Tim)